Selasa, 03 Oktober 2017 - 13:47:53 WIB
Bantuan Air Bersih Mirota Kampus
Diposting oleh : Andreas
Kategori: Lingkungan - Dibaca: 686 kali

Bantuan Air Bersih Mirota Kampus

Bencana kekeringan tampaknya masih menyelimuti masyarakat di wilayah DIY. Seperti diketahui bahwa kekeringan terjadi secara merata di DIY yaitu 3 kabupaten yaitu kabupaten Gunung Kidul, Kulon Progo dan Sleman. Hal ini terjadi karena musim kemarau yang berkepanjangan sejak bulan Juli 2017 yang lalu. Telaga dan tempat penampungan air yang biasanya melimpah, kini sudah mulai mengering sehingga warga mengaku kesulitan mencari air bersih. Kondisi demikian ini, diperparah dengan cadangan air di bak Penampungan Air Hujan (PAH) di rumahnya juga sudah mengering sehingga warga betul-betul sudah kesulitan air bersih.
Melihat kondisi kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih di wilayah DIY tersebut Manajemen Mirota Kampus merasa harus melakukan sesuatu untuk membantu mengurangi beban masyarakat yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih . Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Mirota Kampus melakukan aksi langsung turun ke masyarakat di kabupaten Gunung Kidul, Kulon Progo dan Sleman. Bantuan air bersih dari Pelanggan dan Manajemen Mirota Kampus dilaksanakan berkoordinasi langsung dengan Dinas Sosial DIY, Tagana DIY serta pemerintah daerah termasuk pihak Kelurahan, dan Dusun setempat. Sehingga bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan tidak terjadi penumpukan bantuan di satu tempat.
Menurut Andreas Probo, selaku Humas Mirota Kampus, bantuan air bersih ini merupakan kegiatan sosial yang dilakukan mulai tanggal 30 September 2017 sebagai wujud nyata dari pelanggan dan manajemen Mirota Kampus sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara-saudara yang tinggal di daerah yang dilanda kekeringan dan kekurangan air bersih. Pelanggan Mirota Kampus secara sukarela melalui kotak amal yang disediakan di Mirota Kampus telah turut membantu meringankan kesusahan masyarakat daerah kekeringan dan kekurangan air bersih. Total bantuan yang disalurkan mencapai 100 tangki air bersih yang diberikan ke titik-titik yang mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih di wilayah DIY. Namun tentunya ini tidaklah cukup karena masih banyak titik-titik yang belum mendapatkan bantuan pasokan air bersih. Ketika menyampaikan bantuan ini, banyak warga yang meminta bantuan tidak berupa air bersih namun minta dibuatkan sumur bor dan bak penampungan yang bisa memberikan pasokan air bersih pada beberapa RT (Rukun Tetangga) sekaligus sehingga pada musim kemarau tidak bergantung pada bantuan pihak pemerintah maupun swasta. Kami berharap kegiatan ini dapat menular ke perusahaan-perusahaan yang ada di Yogyakarta sehingga nantinya timbul kepedulian bersama untuk masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Bantuan air bersih Mirota Kampus Peduli Masyarakat di Kabupaten Gunung Kidul, Sleman dan Kulon Progo merupakan kegiatan yang dilakukan dengan menyalurkan air bersih langsung ke titik-titik yang kekurangan air bersih dengan menggunakan tangki-tangki air dengan melewati perbukitan dan pegunungan dengan medan yang sangat berbahaya, sehingga resiko saat droping air begitu tinggi. Ada kelegaan dan kebahagiaan tersendiri saat mencapai titik-titik dimana masyarakat sangat mendambakan bantuan air bersih ini.


» Berita Terkait



0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)